RSS

Category Archives: daily

Dilema Ibu Bekerja

Dulu, sebelum jadi ibu yang sekaligus seorang pekerja, saya belum ngerti gimana itu dilemanya seorang ibu bekerja. Jadi, di tengah hamil tua, malah saya semangat cari kerja, dan alhamdulillah dapat. Karena tempat kerja saya sekota dengan orangtua, maka yang saya pikirkan anak saya nanti bisa saya titipkan ke ibu saya, kebetulan juga ibu saya sangat ingin punya cucu. Ternyata suratan takdir berkata lain, Allah memanggil ibu saya begitu cepat. Daan kini jadilah saya seperti anak ayam kehilangan induknya.

Tapi proses terbengong bengong itu saya pikir tak perlu berlama lama. Saya sendiri harus mulai kuat untuk menata kembali hidup saya, sekaligus menghibur hati bapak yang pasti juga merasa kehilangan.

Jadi, lengkaplah sudah tahun 2011 ini jadi tahun yang complicated buat saya. Di satu sisi saya baru saja melahirkan, baru pengalaman pertama punya anak, saya jadi karyawan baru dengan budaya organisasi yang baru bagi saya, daaan saya kehilangan orang tua. Kalau ditanya bagaimana perasaan saya? Senang, bingung, cemas, sedih, semua campur aduk jadi satu!

Dulu saya pikir jadi dosen itu fleksibel waktunya, santai dan banyak libur. Ternyata? Sama saja deh kerja dimana saja :D Jelas kalau ingin mengembangkan potensi diri dan menunjukkan kinerja yang optimal *bahasanyaaaa* yah kita juga harus profesional mempergunakan waktu. Terlebih, tidak semua orang di kantor mungkin paham dengan kondisi kita yang baru melahirkan, punya bayi atau kerepotan ala ibu ibu lainnya. Atasan dan rekan kerja di kantor pasti menginginkan kita bekerja optimal di kantor. Sementara di rumah, suami dan anak anak juga harus mendapatkan perhatian yang terbaik dari ibu.

Jadi bagaimana strateginya supaya ada work family balance?

  • Gunakan waktu untuk kegiatan yang berkualitas, gimana maksudnya? Diantara waktu yang 24 jam dan harus dibagi bagi itu, manfaatkan secara optimal. Jika sedang di kantor kerjakanlah pekerjaan seefisien dan seefektif mungkin, sehingga sebisa mungkin tidak membawa pekerjaan ke rumah *naaah ini masih jadi hal yang sulit buat saya*. Di rumah luangkan waktu dengan anak dan suami dengan kegiatan yang berkualitas, contohnya ngobrol dan diskusi tentang kegiatan sehari hari, memandikan anak, menyuapi anak, dan menyusui anak buat ibu ibu yang punya anak bayi. Nah supaya berkualitas, tentunya saat memandikan, menyuapi, menyusui, tanamkan nilai nilai budi pekerti kepada anak. Meski masih bayi mereka insyaAllah juga akan mengerti.
  • Jalin komunikasi yang hangat antar anggota keluarga, beritahukan kemana akan pergi hari ini kepada anggota keluarga, sehingga kalau ada sesuatu mudah untuk dihubungi, beruntunglah sekarang sudah ada telepon genggam yang gampang dibawa kemana mana.
  • Perhatikan kebutuhan anggota keluarga, untuk ibu ibu yang anaknya masih bayi kaya saya, siapkan selalu ASI perah dan pastikan jumlahnya mencukupi sebagai persediaan selama kita bekerja. Untuk bayi yang sudah mulai makan, ibu dapat menyiapkan makanan di pagi hari atau membekukannya dan menyimpan di freezer. Sebagai istri yang baik, ibu juga bisa meluangkan waktu di akhir minggu untuk memasak makanan kesukaan suami.
  • Jaga kesehatan dan stamina, karena kegiatan yang padat, ga jarang ibu ibu jadi lupa makan dan makan seadanya, alhasil jadi mudah sakit. Padahal kalau udah sakit justru repotnya bertambah. Nah mari jaga kesehatan :) Untuk menghemat energi, ga ada salahnya ada orang yang dipercaya untuk membantu meringankan pekerjaan sehari hari dan membantu mengasuh anak selama kita bekerja.

Demikianlah ibu ibu yang hebat, sedikit curhatos dari saya. Semoga bermanfaat :D

 
1 Comment

Posted by on July 29, 2011 in daily, family, motherhood, psy

 

Status Baru

Hello bloggers, lama ga posting ternyata rindu juga :)

Setelah ditanya tetangga kanan kiri, kemana aja kok ga pernah update blog? Ngga kemana mana sih, ya disini sini aja, cuman lagi sibuk menjalani status baru, jadi selama ini lebih banyak update di jejaring sosial aja.

Alhamdulillah, 30 Desember 2010 lalu saya telah berhasil melahirkan seorang putri cantik dengan perjuangan yang ehmm lumayan panjang. Awalnya saya berniat untuk melakukan persalinan normal, dan tentu berharap bisa spontan. Tapi ternyata setelah ditunggu tunggu sampai 40 minggu tidak ada tanda tanda si bayi mau keluar. Selalu ditanya apakah udah kontraksi, apakah udah mules mules. Nah saya juga bingung karena rasanya masih tenang tenang saja. Dari hasil konsultasi dengan SPOG, kalau sampai 41 minggu masih belum ada tanda tanda maka akan dilakukan induksi. Eng ing engggg…. akhirnya 41 minggu datang juga dan saya harus di induksi. Datanglah ke RS.Elisabeth dengan cengar cengir dan masih bisa jalan dengan santai asoy geboy. Setelah dimasukkan obat, bidan di ruang VK meminta untuk menunggu sembari jalan jalan untuk mempercepat pembukaan dan akan di evaluasi 6 jam kemudian. Ternyata? setelah 6 jam? masih belum ada perubahan wkwkwkwk, jadi masuk obat lagi deeeh… daaan pembukaan terasa panjaang daaan laaamaaaa, sampai akhirnya kerasa kontraksi teratur pada tanggal 29 Desember 2010 malam (saya masuk RS 28 Des 2010 pagi)  bertepatan dengan final piala AFF. Sementara saya mengerang ngerang gak jelas (saya nyanyi nyanyi beberapa lagu untuk mengurangi rasa sakit), eeeh suami teriak teriak nonton final AFF. :P

Melihat tanda tanda kontraksi makin sering, akhirnya saya dipindahkan kembali ke ruang VK, perawat dan bidan sudah optimis kalo beberapa jam lagi si bayi akan lahir, wah excited bangeeet! Tapi ternyata setelah pembukaan 5, selanjutnya kontraksi macet macet, sampe saya sempet ketiduran. Kemudian induksi dipacu kembali dengan infus. Pembukaan terus terjadi, tapi sampai dokter SPOG dateng kurang lebih jam 8, pembukaan belum lengkap juga masih di pembukaan 9, sementara jalan lahir udah bengkak. Akhirnya dengan berbagai pertimbangan, diambil keputusan untuk dilakukan operasi caesar. Alhamdulillah, pada hari Kamis, 30 Desember 2010 pukul 09.28 WIB lahirlah bayi kami, yang kami beri nama ALIFIA ALTA NURWIKA (Fia). Dan ternyata setelah operasi baru ketahuan kalo si bayi kelilit tali pusat sampe 2 lilitan.

Meski agak kurang puas karena akhirnya harus melahirkan secara caesar, namun saya tetap bersyukur karena bisa melaksanakan IMD dan rooming in. Kebetulan RS. Elisabeth Semarang memang pro IMD dan pro ASI, bahkan menjadi rumah sakit sayang ibu sayang bayi. Dan sekarang saya sedang terus berjuang agar bisa memberi Fia ASI eksklusif sampai 6 bulan.

Nah, itulah status baru saya, jadi ibu baru! Jadi ibu ternyata ga segampang yang dulu dipikirin, dikit dikit suka panik, heboh, bingung. Alhamdulillah lagi masih bisa tanya tanya ke keluarga dekat dan tentu saja sharing sharing sama ibu ibu yang lain di milis asiforbaby. Bersyukur sekali zaman sekarang ibu ibu suka sharing knowledge ataupun pengalaman lewat jejaring sosial. Selain milis afb, saya juga suka cari ilmu di theurbanmama.

Belum selesai sampai disitu, selain jadi ibu baru, saya sekarang juga punya profesi baru. Ceritanya waktu mengandung 8 bulan saya dinyatakan lulus sebuah tes kerja yang saya ikuti, dan jadilah mulai pertengahan Februari lalu saya mulai mengawali petualangan baru di dunia kerja. Meski sebelumnya pernah bekerja, rasanya banyak sekali perbedaan pada pekerjaan baru ini. Yah tentu saja, beda tempat, beda teman, beda budaya kerja, beda cara kerja dan segudang perbedaan lainnya. Jadilah saya si ibu baru ini juga harus beradaptasi dengan profesi baru dan tempat kerja baru. Huuuft, kadangkala lelah letih lesu melanda, tapi tetap harus semangat untuk merawat dan memberikan yang terbaik untuk Fia, serta mencerdaskan generasi bangsa lewat profesi baru saya. :)

 
3 Comments

Posted by on April 23, 2011 in daily, family, psy

 

another activity

Bulan lalu saya sibuk bertani di sini, dua bulan lalu saya sibuk bersama para gangster disini, ternyata bulan ini saya sibuk mendesain baju disini. Betapa menyenangkan punya aktivitas yang bisa jadi pelarian kala pikiran terasa buntu saat ngerjain tesis. Kesabaran dan ketekunan dalam mengerjakan tesis memang harus, tapi hiburan juga penting :) haha pembenaran pribadi nih… Yea sampai sekarang mafia wars yang sudah jarang saya mainkan itu masih stuck di level 102 , kebun di farmville masih di level 29 dan segera melenggang di level 30, dan look yang saya buat di looklet sampai hari ini sudah tercatat 26 look.

Ini dia progress dari semua game online yang saya ikuti, mudah-mudahan saya masih bisa mengendalikan diri dan tidak sampai pada taraf kecanduan, hanya buat hiburan saja. :) Tentang tesis? minggu depan insyaAllah mulai intervensi, doakan semoga lancar terusss teruss lancar :D

Enjoy it readers!

Ini adalah beberapa hasil rancangan saya di looklet

dan ini adalah tampilan terakhir dari kebun saya yang sedang dilanda musim salju,

 
8 Comments

Posted by on December 11, 2009 in daily

 

Tags: , , ,

rumahku istanaku

rumah

Lebih baik disini
Rumah kita sendiri
Segala nikmat dan
anugerah yang kuasa
Semuanya ada disini
Rumah kita…

(God Bless – Rumah Kita)

Malam ini tiba tiba saja saya ingin mulai mereka reka bentuk rumah saya nanti, dimana lokasinya, desainnya, interiornya, warna catnya, furniture nya… Ahhh menyenangkan rasanya bisa memikirkan itu semua… ^_^ Semoga bisa segera terwujud. Amiiin

Rumah tempat “pulang” dan berkumpul bersama keluarga.

 
2 Comments

Posted by on November 14, 2009 in daily, family, sekeliling kita

 

Tags: , ,

Tantangan “30 Hari Nulis Asyiek”

menulisMulai hari ini sampai 30 hari ke depan saya akan mencoba menerima tantangan “30 Hari Nulis Asyiek” by Teddi.  Awalnya saya tau dari status teman saya di twitter, kemudian saya lihat pengumumannya langsung di halaman facebook Teddi. Begini katanya ” Yang mau ikutan tantangan, “30 Hari Nulis Asyiek”, silakan info alamat website atau blog ke saya. Nanti tiap hari saya mampir untuk share. Tiap hari HANYA 1 tulisan saja, jangan lebih, jangan kurang. Minimal 1 paragraf, tema diambil dari apa yang diamati-didengar-dirasakan di mulai dari bangun tidur sampai mau tidur lagi”

Hmm langsung PENASARAN dan merasa TERTANTANG! hahahahahaha….. ^_^

Kenapa saya penasaran dan tertantang? Perkara tulis menulis ini sebenarnya kan mudah ya, wong kita juga sudah belajar nulis sedari Sekolah Dasar dan mungkin sebelumnya, tapi kok yaaaaa terkadang selalu masih ada kesulitan untuk mengungkapkan ide dan gagasan kita dalam bentuk tulisan. Terlebih sekarang saya sedang mengerjakan tesis untuk tugas akhir kuliah saya, yang selalu menuntut untuk rajin membaca dan menulis. Jadi, saya pikir tantangan ini pasti akan ada manfaatnya untuk merangsang gairah tulis menulis, syukur syukur kalo latihan ini akan membiasakan diri saya untuk menulis lebih kreatif berdasarkan observasi terhadap lingkungan sekitar saya.

Menulis apa yang kita lihat dan rasakan setiap hari saya pikir juga akan mampu membuat kita lebih peduli pada lingkungan. Kenapa? karena pada waktu menuliskan kembali apa yang kita lihat dan kita amati, akan ada proses refleksi dan mungkin sampai pada introspeksi.

Nah, sepertinya akan banyak manfaatnya kan? Siapa mau ikutaan?

 
1 Comment

Posted by on November 12, 2009 in daily, sekeliling kita

 

Radio

So listen to the radio (listen to the radio)
And all the songs we used to know, oh, oh
So listen to the radio (listen to the radio)
Remember where we used to go… -the corrs.radio-


Siapa sih yang ga pernah denger radio? Saya yakin anda anda semua (ya.. anda!) sudah pernah denger siaran radio. Sejak jaman sandiwara radio masih eksis sampai sekarang. Yea, saya mulai heboh mendengarkan radio sejak SD, kemudian mulai keranjingan dan numpang beken pas SMP. Selanjutnya sampai sekarang saya masih tetap menjadi pendengar yang setia.

Dulu waktu SMP, saya adalah fans berat kuis kuis di radio (terutama di Imelda FM Semarang), sudah banyak benda benda yang saya dapatkan dari hobi saya ikutan kuis di radio. Mulai dari sekotak coklat, kosmetik, kaos, hingga sepeda. Pokoknya ratu kuis deh… hehehe… mungkin penyiarnya sampe bosen kali denger suara saya yg selalu nelpon… hihihi

Kalo sekarang sih saya cenderung hanya jadi penikmat siaran radio. Rasanya kalo sedang sendiri, radio bisa jadi teman yang setia. Apalagi sejak kuliah di Jogja ada Swaragama FM yang siaran 24 jam sehari. Ngerjain tugas sampai selarut apapuuun rasanya tetap ada yang menemani.

Senang sekali sekarang dengerin radio bisa lewat radio streaming, dan sekarang saya lebih suka ditemani siaran radio via radio streaming ketimbang playlist di winamp ketika harus ngerjain tugas berlama-lama di depan laptop (tentunya ketika ada koneksi internet ^_^).

Sesuatu yang masih ada dan belum hilang dalam siaran radio adalah acara kirim kirim salam!!! yeaaa dulu saya suka sekali melakukannya. Telfon ke radio dan menyampaikan salam buat orang orang di sekitar saya. Dulu siiih belum ada facebook, twitter, YM atau media jejaring sosial lainnya, jadi rasanya kirim salam via radio itu amat sangat aduhaiiii… dan nama saya jadi terkeeenaaaaalllll hihihihihihihi…. Ternyata sekarang masih banyak juga yang kirim-kirim salam lewat radio.

Dialog dan diskusi lewat radio juga sekarang nampaknya sudah lebih berkembang. Mulai dari masalah di sekitar, tentang kemacetan jalan, hingga masalah negara banyak juga dibicarakan…. Jadi, selain media hiburan, radio ternyata jadi alat komunikasi yang handal juga….

 
Leave a comment

Posted by on November 10, 2009 in daily, sekeliling kita

 

ngeblog dulu dan kini

Mungkin bagi beberapa orang yang pernah baca blog saya yang dulu, sedikit bertanya tanya kenapa sekarang saya buka lapak baru disini. Postingan ini akan bercerita tentang blog yang dulu dan yang kini sedang saya rawat ini.

Dulu saya mulai ngeblog di tahun 2004, yang mana pada saat itu orang yang punya blog masih amat jarang gak kaya sekarang. Pertama ngeblog memanfaatkan akun dari blogger, karena emang baru tau kalo penyedia layanan free blog cuman ada di situ. Postingan saya dulu banyak cerita tentang kejadian kejadian yang ada di sekitar saya dan dengan spirit mahasiswa psikologi, saya seringkali mencoba mencari “lesson learn” dari apa yang saya alami. Saya lumayan punya banyak teman maya dari kesenangan saya buat blogwalking, beberapa masih terpelihara sampai sekarang, tapi sebagian besar udah hilang begitu saja.

Anyway ngeblog di jaman dulu lebih penuh perjuangan daripada sekarang, dulu saya inget banget kalo pengen template nya beda dari yang lain aja nyari nyarinya setengah mati, masih jarang banget, udah gitu pada saat itu pengetahuan saya tentang desain template blog masih amat minim.

Trus kalo mau kasi gambar di postingan, harus copas kode url, dulu sih nyimpen gambarnya di photobucket, padahal kalo sekarang kan begitu kita nulis bisa langsung insert picture dari halaman new post.

Satu lagi, kalo mau posting kita dikasih komen, maka kita harus pasang comment page, dulu seingat saya ada doneeh yang pernah saya pakai, hehe kayanya sekarang udah ga ada ya? buatan lokal tuh, asli jogja kalo ga salah.

Dengan segala keterbatasan itu, saya tetep keranjingan ngeblog.. hahahaha :) Saya seringkali mupeng pengen banget bisa live report pake foto foto yang up to date, tapi pada saat itu saya belum punya kamera digital ataupun henpon yang berkamera. Jadi saya terkadang bela belain buat ngescan foto, xixixixi niat banget yah?

Daaaan kondisi tersebut justru berubah ketika teknologi blogging makin canggih. Seiring berkembangnya teknologi blogging dan kemampuan saya untuk beli henpon berkamera, justru saya makin jarang posting. Hahahaha… saat itu saya kerja di Jakarta, waktu jadi barang mahal buat saya, terlebih saya belum punya koneksi internet sendiri, dan internet kantor tentuuu sajaaaa ga bisa dipake seenaknya.

Nah sekarang teknologi ada, waktu juga ada, dan koneksi juga ada.. jadi? mari kita ngeblog lagi… tentunya dengan konten yang lebih asik yah :)

 
10 Comments

Posted by on October 20, 2009 in daily

 

mangga gedong

manggagedongimages

Mangga adalah salah satu buah yang saya sukai :-) rasanya manis, kadang asem… dan enaaaak.

Kali ini spesial saya mau membahas tentang mangga gedong yang imut dan cerah ini… Mangga ini setahu saya banyak dijumpai di daerah Jawa Barat ketimbang di Jawa Tengah atau di Jogja. Bagaimana dengan daerah lainnya?

Tadi siang ketika saya berbelanja ke supermarket saya melihatnyaaa,,, ay ay ayyy… ada si mangga gedong ituuu… langsung beli deh, tapi harganya relatif mahal, ya ndak papa lah, beli dikit aja buat “tombo” pengen.. hehehehe

Ada juga yang menyebutnya mangga gedong gincu, apa ya bedanya? ada yang tau? apa ada beda rasanya?

Hmmm yang pasti sekarang saya akan bersiap menikmati si mangga gedong… yummy

 
2 Comments

Posted by on September 9, 2009 in daily

 

Gempa di malam hari

Ya Allah, malam ini pas lagi asik-asik ketik ketik di depan laptop, tiba-tiba ada goyangan lumayan dahsyat… OMG gempa!!! langsung konfirm ke temen yang lagi YM an, ternyata bener, beberapa saat kemudian ada gempa susulan lagi, tapi lebih kecil intensitasnya. Deg degan rasanya….

Cek USGS.GOV belum ada kabar… cek BMG situsnya ga bisa dibuka… ga berapa lama ada running text di Metro TV mengabarkan kalo pusat gempanya di tenggara Wonosari, Yogyakarta. Itu deket dari sini… Lemes… agak-agak parno, langsung telpon suami deh….

Earthquake Details (sumber USGS)

Magnitude 6.1
Date-Time
Location 10.202°S, 110.609°E
Depth 15.9 km (9.9 miles) (poorly constrained)
Region SOUTH OF JAVA, INDONESIA
Distances 265 km (165 miles) S of Yogyakarta, Java, Indonesia
340 km (210 miles) SW of Malang, Java, Indonesia
360 km (220 miles) S of Semarang, Java, Indonesia
620 km (385 miles) SE of JAKARTA, Java, Indonesia
Location Uncertainty horizontal +/- 7.6 km (4.7 miles); depth +/- 32.4 km (20.1 miles)
Parameters NST= 61, Nph= 61, Dmin=543.8 km, Rmss=0.99 sec, Gp= 40°,
M-type=body wave magnitude (Mb), Version=6
Source
  • USGS NEIC (WDCS-D)
Event ID us2009lgba
 
Leave a comment

Posted by on September 8, 2009 in daily

 

Long Distance Love [part 1]

Saya sedang membaca buku yang judulnya amat menarik bagi saya, LONG LDLDISTANCE LOVE begitu judulnya. Wah kayanya “gue” banget nih, begitulah pikiran yang terlintas di benak saya ketika membaca sedikit resensinya di sebuah blog, tadi malam saya mencarinya ke Toko Buku Diskon Toga Mas karena diburu rasa penasaran yang menggebu gebu, hehehe *lebay ah*

Buku ini emang belum selesai saya baca, tapi kok rasanya udah ngga kuasa lagi untuk membaginya bersama rekan rekan senasib sepenanggungan dan seperjuangan para Long Distance Lover yang mungkin sedikit banyak punya problem yang hampir-hampir sama.

Saya sendiri Alhamdulillah baru saja menikah selama 1,5bulan dan sedang menjalani apa yang namanya LDL ini, gimana rasanya? wah jangan ditanya deh, yang namanya kangen itu pasti…. tapi tentunya harus pandai pandai me-manage apa yang namanya kangen, nah jadi matakuliah 2 sks deh, manajemen kangen, hahahahahahaha *jayus dahh*

Saya belum bisa banyak cerita tentang apa isinya buku yang saya beli tadi malam, tapi yang jelas recomended buat para Long Distance Lover, bacalah, barangkali buku itu bisa membuat diri kita merasa lebih baik, seperti apa yang saya rasakan pagi ini.

Satu hal hasil bacaan yang saya catat dengan garis bawah (Ctrl U) :
“Orang selalu mengatakan, LDL adalah hubungan yang rumit, tidak masuk akal dan sulit dijalani. Namun kita seringkali lupa BAHWA SETIAP PASANGAN MEMILIKI KESULITANNYA MASING-MASING, BAHKAN TANPA MENJALANI LDL SEKALIPUN. Jadi tetaplah percaya diri dengan kemampuan kita mengelola LDL yang kita jalani.”

Hufff cukup inspiring sekali kalimat itu, karena saya amat sadar diri bahwa saya adalah tipikal orang yang senang mendengar pendapat orang lain [ baca : kadang bisa dibilang mudah terpengaruh ]. Rasanya sudah ratusan orang yang memberi tanggapan baik berupa nasehat, komentar ataupun sindiran tentang bagaimana hubungan jarak jauh kepada saya. Daaan tentu saja ada pengaruhnya bagi saya. Belum lagi kalau melihat pasangan yang bisa dibilang “normal” karena diberikan kemewahan bisa tinggal satu atap setiap harinya, wiiih mupeng banget deeeeeeeeh…..

Tapi beberapa hari yang lalu saya bisa menyimpulkan bahwa:
“kemewahan yang saya idam idamkan (baca: bisa setiap saat melakukan aktivitas bersama suami tanpa terhalang jarak) barangkali bukanlah kemewahan bagi pasangan lain, dan kemewahan yang telah saya miliki sekarang justru barangkali menjadi idaman bagi pasangan lain.”

Yah sesungguhnya begitulah sifat manusia, selalu ingin keinginannya segera dituruti dan kurang sabar, padahal mungkin keadaan yang seperti ini justru sebuah kehendak dari Allah SWT yang kita belum tau apa artinya.

Beberapa tips yang saya catat (sementara) dari buku ini :
* Saling percaya adalah kunci utama awetnya sebuah LDL
* Tetapkan jadwal untuk menghabiskan waktu bersama, baik secara nyata (fisik) maupun virtual
* Jadikan kecanggihan teknologi sebagai jembatan, manfaatkan email, YM, skype, SMS, MMS, telepon dll sebagai penguat hubungan jarak jauh
* Belajarlah menjadi pendengar yang baik bagi pasangan anda, dan belajarlah menyampaikan perasaan secara artikulatif (bisa menceritakan emosi yang sedang dirasakan)
* Usahakan untuk memiliki kesamaan minat
* Selalu mendukung pilihan-pilihan hidup pasangan kita sejauh apapun dia dari kita

dan tentu saja

SERING SERINGLAH TERTAWA BERSAMA baik secara virtual ataupun saat bersama… HA..HA..HA…HA…HA..HA..

. *mbah surip mode on*

Nah, baru itu yang bisa saya ceritakan, nanti setelah tamat bacanya, saya pasti akan ceritakan lagi…

Oh ya, meski bagaimana, yang jelas saya tetap mengidamkan kemewahan tinggal seatap dengan suami saya tercinta…. Ya Allah kabulkanlah doaku *AMIIIIIIIN*

“Ya Allah, Engkau teman dalam perjalanan dan Engkaulah teman keluarga.
Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari berkawan dengan orang-orang yang tidak berguna dalam perjalanan dan beroleh kekecewaan di waktu pulang nanti.
Ya Allah, dekatkanlah bagi kami jarak bumi dan mudahkanlah perjalanan kami.”
(Riwayat Ahmad dan Thabarani serta Al-Barazi dari Ibnu ‘Abbas RA)

 
Leave a comment

Posted by on September 5, 2009 in daily, family, personal, psy

 
 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 124 other followers