Harmoni yang indah dari Saung Angklung Mang Udjo

10632505_825272724264959_1910697030_n

Meskipun sudah beberapa tahun jadi menantu urang Bandung, tapi perjalanan saya ke Saung Angklung Mang Udjo beberapa bulan lalu adalah perjalanan saya yang pertama. Saya ajak suami, anak dan keponakan untuk melihat pertunjukan angklung di Saung Angklung Mang Udjo. Saya sebelumnya sudah mendengar komentar-komentar positif dari orang-orang yang pernah nonton, ditambah dengan browsing-browsing ternyata nonton pertunjukan Angklung disana sangat recommended.

Mengunjungi website Saung Angklung Mang Udjo sudah membuat saya terpana, dan ternyata setelah mengikuti pertunjukannya saya jadi sangat terpana, terpesona dan sangat bergembira. Pertunjukan profesional dan luar biasa indah. Tidak hanya menonton, namun penonton diberi kesempatan untuk berinteraksi bersama untuk menyanyikan lagu-lagu dan irama-irama yang indah, bahkan di akhir pertunjukan diberikan kesempatan untuk menari bersama.

Anak saya dan ponakan saya sangat senang, bahkan kami sampai membeli angklung saat pulang. Sampai di rumah mereka juga masih mendendangkan lagu-lagu yang dinyanyikan saat pertunjukan. Rasanya pengen nonton lagiiiiiiiiiii……………..

Wisata Edukasi: Museum Geologi Bandung

Kalau sedang jalan-jalan ke Bandung apa yang biasanya dicari??? Belanja??? Ya, biasanya kita lebih tertarik untuk berbelanja di berbagai Factory Outlet yang ada di sepanjang Jalan Dago atau Jalan Riau. Tapi kalau kita jalan-jalan sambil bawa anak-anak, biasanya mereka akan cepat bosan kalau hanya belanja. Nah kali ini saya akan menceritakan pengalaman jalan-jalan di Museum Geologi, salah satu wahana wisata edukasi di kota Bandung.

Museum Geologi ini ada di Jl. Diponegoro no.57 Bandung, di komplek Badan Geologi Kementrian ESDM. Museum ini mudah dijangkau karena berada di depan jalan utama di kota Bandung. Ketika melihat bangunannya, kita akan teringat dengan arsitektur gedung-gedung kuno di zaman Belanda karena banyak jendela-jendela yang lebar. Karena tempatnya yang luas, anak-anak juga senang karena bisa berlari-larian di sana.

museum-geologi

Tiket masuk ke museum ini cukup murah, kita hanya perlu mengeluarkan biaya 3000 rupiah per orang (Februari 2016). Namun demikian, di dalam museum ini tersimpan pengetahuan yang luar biasa. Secara umum di dalam museum ini ada ruang tentang geologi Indonesia, ruang sejarah kehidupan, ruang sumberdaya geologi, ruang manfaat dan bencana geologi. Untuk anak-anak SD museum ini akan menarik karena ada kerangka dinosaurus dan gajah purba, ada juga fosil-fosil, kemudian ada pojok film yang bercerita tentang asal usul Bumi, lalu planet-planet dan benda-benda di luar angkasa. Di lantai 2 ada ruangan yang berisi batuan-batuan dari seluruh Indonesia, saya cukup terkesima dengan batu amethyst yang besaaaar sekali. Rasa-rasanya bisa dibuat batu akik untuk satu kampung. Disana ada juga museum meletusnya gunung merapi, dimana ada barang-barang yang terkena awan panas atau yang dikenal dengan wedhus gembel.

Kalau pengen tau lebih lanjut bisa langsung ke web resmi museum geologi.

 

Foto: google.com & koleksi pribadi

 

 

Jalan-jalan ke Goa Kreo

PhotoGrid_1442134868392

Beberapa minggu lalu, saya dan serombongan ibu-ibu di komplek rumah saya membuat acara arisan di luar rumah, dan destinasinya adalah di sekitar Gua Kreo, Gunungpati, Semarang. Meskipun sudah berpuluh tahun tinggal di Kota Semarang, ini adalah kunjungan saya yang pertama ke Gua Kreo, hehehehehe…..

Setelah pembangunan beberapa waktu yang lalu, gua kreo kini menjadi wisata terpadu dengan Waduk Jatibarang. Meskipun tempatnya berada di pinggir Semarang, namun cukup ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal.

Memasuki area parkir di Gua Kreo, kami telah disambut oleh serombongan kera. Gua ini punya sejarah yg unik, karena dipercaya sebagai petilasan Sunan Kalijogo, Sunan Bonang, Sunan Ampel, dan Sunan Gunung Jati. Untuk membangun masjid di Demak, para sunan mencari batang pohon sebagai pilar, namun demikian pohon itu tidak bisa dipotong. Para sunan bertemu sekawanan kera berekor panjang yang mengajak untuk meminta petunjuk kepadaNya dengan bersemedi. Hingga akhirnya sunan berhasil memotong pohon itu. Ketika kera hendak mengikuti sunan ke masjid, sunan meminta kera untuk menjaga gua itu, yang kini dikenal dengan gua kreo.

Kera disana cukup jinak, dan tidak mengganggu, hanya saja kalau kita nampak membawa makanan dia akan meminta. Jangan lupa membawa minuman, karena Anda harus berjalan cukup jauh untuk menuju gua.

Explore Lombok

PhotoGrid_1443257544548

Bulan lalu, saya berkesempatan mengunjungi pulau Lombok bersama keempat teman sekantor saya. Agenda utamanya adalah ikut International Conference, dan presentasi paper. Nah kalau yang itu kita skip saja yaaa, kita akan fokus pada agenda tambahan…. eksplorasi Lombok!

Ini adalah perjalanan pertama ke pulau Lombok, jadi cukup excited saya mempersiapkan keberangkatan. Jauh-jauh hari kami sudah mempersiapkan tiket keberangkatan dan kepulangan supaya bisa dapat seat yang berdekatan dan direct flight dari Semarang ke Lombok. Namun tak disangka-sangka, kurang lebih seminggu sebelum keberangkatan saya dapat undangan untuk melakukan presentasi laporan kemajuan penelitian yang telah didanai, hukumnya wajib. Jadilah akhirnya saya harus menunda keberangkatan ke Lombok, akhirnya saya harus gunakan penerbangan yang berbeda dengan teman-teman, dan harus transit di Bali.

Alhamdulillah perjalanan Semarang-Denpasar-Praya lancar. Mendarat di Bandara Internasional Praya Lombok di malam hari tak membuat saya gentar, karena sudah tidak ada fasilitas penjemputan dari panitia, saya memilih menggunakan moda transportasi taksi bandara, sebenarnya ada juga Damri Bandara, tapi karena saya belum paham saya tidak memilih untuk menggunakannya. Dari Bandara ke kota Mataram ternyata cukup jauh, tapi sopir taksi nya cukup friendly sehingga membuat nyaman dalam perjalanan. Karena perjalanan malam, saya tak bisa menikmati pemandangan apapun dari Bandara ke Hotel, lebih-lebih saya sudah sangat mengantuk saat itu.

Kuliner Apa yang Perlu Dicoba?

Selain Ayam Taliwang yang sudah terkenal rasa pedasnya, kalau ada kesempatan mengunjungi Lombok, Anda bisa mencoba lezatnya Sate Rembiga, sate ini enakkkk banget… recomended! Makanan lain yang kami coba adalah Bebalung, menurut saya biasa saja karena mirip dengan sup iga, namun bedanya iga nya buanyaaaaak. Makanan lain yang perlu dicoba adalah Nasi Balap Puyung, letaknya di depan pintu keluar airport, ayamnya maknyusss, sambelnya uenak, sampai kami bungkus untuk dibawa ke Semarang.

Beli Oleh-oleh dimana?

Ada beberapa oleh-oleh yang terkenal dan menjadi ciri khas Lombok, yaitu Mutiara dan Tenun. Kami membeli mutiara di daerah Sekarbela, disana ada mutiara air tawar, air laut, harga cukup bersaing. Karena kurang menyukai perhiasan, saya tidak beli macam-macam disana. Selanjutnya kami membeli oleh-oleh khas di Gandrung, sebuah toko yang menjual barang-barang oleh-oleh, mulai dari kaos, tas, dompet, kdan beragam kain khas Lombok, harganya juga variatif. Untuk oleh-oleh berupa makanan, kami membeli di Lestari. Oleh-oleh yang khas adalah jelly rumput laut, saya juga membeli beberapa ragam kopi. Kami pikir, membeli kain di Gandrung sudah sangat murah, tapi ternyataaaaa pas kami ke pantai Kuta, disana penjualnya menjual kain hingga diobral, untuk selendang ada yang berani menawarkan hingga Rp.20.000,-. Luar biasaaaaaa!!!! Tadinya ditawarkan berapa jadinya berapa. Oh ya teman-teman saya juga membeli kain tenun asli ke pembuatnya di Sade, desa adat disana.

Jalan-jalan kemana?

Jalan-jalan ke Lombok bagusnya kemana???? PANTAIIIII!!!!!!!!!

Ya, Lombok dikaruniai keindahan alam yang luar biasa Indah, yaitu pantai. Pantainya masih banyak yang masih asli dan nampak sangat indah. Saat saya ke Pantai Senggigi, saya melihat itu sudah sangat indah, apalagi saat itu sunset. Tapi ternyata saya lebih menganga lagi waktu diajak ke Pantai Tanjung Aan, luar biasaaaaaa…….. speechlessss….. Pantai pantai yang segaris dengan Tanjung Aan ada Pantai Seger dengan Legenda Mandalika, dan juga Pantai Kuta.

Kunjungan singkat di Lombok menorehkan kebahagiaan dan kebanggaan akan Indahnya Indonesia

Pyramid Chessboard : Papan Catur Tiga Dimensi Untuk Cegah Kepikunan

Gambar-Catur-768x1024

Kali ini saya ingin bercerita tentang sebuah alat karya mahasiswa saya, namanya Pyramid Chessboard. Alat ini didesain untuk meningkatkan konsentrasi dan meningkatkan ingatan jangka pendek bagi para lansia. Tujuan akhirnya adalah untuk menghindari kepikunan yang seringkali melanda. Alat yang dirancang Adnan, Iib, Onik, dan Puguh ini berbentuk papan catur tiga dimensi. Perbedaan utama papan catur ini dengan papan catur yang selama ini telah banyak digunakan adalah adanya undakan berbentuk piramida yang membutuhkan konsentrasi lebih untuk memainkannya.

Alat ini dirancang dan diuji dengan pendanaan dari kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa Penelitian (PKMP) dari Dirjen Dikti. Dari hasil pengujian yang dilakukan terhadap subjek berjenis kelamin laki-laki, berusia 55-64 tahun di wilayah Tembalang terbukti bahwa pyramid chessboard ini dapat meningkatkan kemampuan mengingat. Kenapa bisa begitu? Memainkan catur dengan papan catur itu, membuat seseorang harus mau mengangkat lengannya dalam memindahkan bidak-bidak catur, tidak hanya digeser geser saja. Hal itu membuat para pemain catur harus berkonsentrasi ekstra…

Menarik yah… Pengen coba? Boleh langsung menuju Fakultas Psikologi UNDIP….

Seeing is Believing : Fieldtrip ke SRITEX

11391757_10153011493793510_7342466685229214378_n

Akhir semester tlah tiba, saatnya kami dosen mata kuliah Psikologi Industri Organisasi mengajak para mahasiswa untuk mengikuti kuliah lapangan. Kali ini ke SRITEX di Solo *Solo coret yaa… karena sebetulnya letaknya di Kabupaten Sukoharjo*

Sritex ini merupakan perusahaan terbuka yang awalnya dimulai dari perusahaan keluarga. Untuk melihat company profilenya bisa dibuka di sini. Nah di foto di atas itu, kami berfoto bersama maneqin yang ditampilkan di ruangan aula dimana kami diterima. Ternyata Sritex atau dikenal juga dengan nama PT. Sri Rejeki Isman, Tbk ini memproduksi seragam tentara tidak hanya dari Indonesia tetapi dari seluruh penjuru dunia.

Pada saat bus rombongan kami memasuki pabrik Sritex, saya merasa sangat takjub dan terperangah karena perusahaan ini sangat amat luas sekali. Karena sebelumnya sudah pernah kerja di kawasan industri, saya lebih merasa takjub dengan situasi di Sritex ini. Setelah mendapatkan pemaparan dari perwakilan Sritex baru saya lebih paham bahwa banyak sekali karyawan yang bekerja disana karena disana ternyata juga bukan hanya pabrik garment saja yang menangani proses menjahit kain menjadi baju, namun ternyata dari hulu ke hilir dikerjakan disana. Mulai dari pemintalan benang, produksi tekstil, hingga proses jahit.

Sosok pemimpin sukses juga menjadi kunci kesuksesan Sritex, yaitu Bp. HM Lukminto. Di akhir acara disana kami juga mendapatkan sebuah buku biografi tentang beliau dan bagaimana beliau membangun korporasi bisnis. Satu hal yang luar biasa adalah budaya dan rasa nasionalisme yang kuat ditanamkan disana, ditandai dengan adanya upacara bendera tiap tanggal 17 dan Upacara bendera yang besar di tanggal 17 Agustus.

Senang sekali berkunjung kesana karena tidak hanya mengajarkan teori dalam perkuliahan, namun juga mengajak mahasiswa untuk melihat langsung praktik Human Resource disana.

CIMORY ON THE VALLEY

11377269_10153001405003510_8139955208801563353_n

Ini adalah cerita weekend gateway beberapa minggu lalu, Cimory on The Valey di Bawen Kabupaten Semarang. Kami sudah sering melewatinya, saya juga sudah pernah sekali kesana untuk beli susu cimory yang ada rasa-rasanya itu. Nah kali ini yang spesial, kami pergi kesana sekeluarga! Yeay lengkap Ayah Ibu dan Fia.

Tentu saja yang paling heboh adalah Fia, karena disana ada peternakan, pertanian, dan juga playground! Kalau Anda masuk melalui resto, peternakan dan pertanian di sana bisa diakses dengan gratis. Tapi kalau gak mau ke resto, kita bisa memasuki peternakan dan pertanian dengan membayar 10.000 rupiah, dan mendapatkan gratis 1 botol yoghurt.

Fia seneng banget disana karena bisa lihat ikan, sapi, kelinci, kura-kura, ayam, burung merak, wuah lengkap deh… Kita juga bisa lihat beraneka ragam tanaman hortikultura… Duh kalo lihat kebun di cimory yang ditata dengan baik, saya jadi bermimpi suatu hari nanti kalau ada rezeki pengen deh punya rumah yang ada kebun sayur dan buah.

Setelah menikmati peternakan dan pertanian, kami mencoba untuk menikmati makanan di resto cimory…. Menunya khas ya daging sapi dan olahannya… Oh ya pada hari itu ketika kami datang, sedang ada opening chocomory… produk baru, coklat dari cimory.

Akses untuk sampai kesana, kalau dari Semarang ke arah Solo/Yogya tapi lebih mudah kalau tidak lewat tol ya… Mau naik kendaraan pribadi ataupun kendaraan umum, lokasinya mudah diakses.