Naik Bus dari Johor Bahru ke Singapura (5)

Setelah selesai kegiatan di Universiti Teknologi Malaysia (UTM) di Johor Bahru, saya dan kedua teman saya merencanakan pulang ke Semarang via Singapura. Setelah packing dan sarapan kami bertolak dari Golden Court Hotel ke terminal JB Larkin menggunakan Grab Car. Biaya Grab Car dari hotel ke Terminal Larkin sebesar RM 10, murah kan? puas deh menggunakan layanan Grab Car, drivernya juga ramah-ramah.

cw2

Bus Causeway Link (from google.com)

Memilih Bus di Terminal JB Larkin
Memasuki area terminal, saya merasa seperti masuk ke ITC karena ternyata banyak toko-toko disana, kami sempat bertanya kepada orang-orang dimana tempat menunggu bus, kemudian kami diarahkan untuk ke lantai bawah. Di deretan bus-bus yang ada kami sempat bolak-balik karena belum menjumpai bus yang kami cari. Akhirnya ketemu juga, kami naik bus CW2 (Causeway Link) jurusan Queen Street. Bus nya mudah dikenali karena warnanya kuning. Sebetulnya untuk alternatif lain ada juga bis 170 yang menuju Queen Street. Saat bus datang, kami menyiapkan pembayaran, tiap orang membayar sekitar 3.3 RM, petugasnya juga mengingatkan kepada kami  untuk tidak membuang tiketnya karena kalau sudah sekali membayar maka bisa terus digunakan. Hari itu adalah hari Sabtu, nampaknya situasi cukup ramai dan bis cukup penuh, dan musiknya apa saudara-saudara?Dangdut! Yes! Bus selanjutnya melaju menuju JB sentral.

Proses Imigrasi keluar Malaysia
Bus merapat di JB Sentral atau dikenal pula sebagai Bangunan Sultan Iskandar, penumpang semua turun dan naik ke eskalator.Kami juga mengikuti arus penumpang, walaupun kami sebenarnya pada saat itu tidak tahu apa yang ada di atas sana. Ternyata eskalator itu menuju imigrasi Malaysia. Oleh karena itu kami menyiapkan paspor dan mengikuti prosedur imigrasi, cukup lancar dan tidak banyak kendala. Namun demikian pada sisi lain yaitu memasuki Malaysia nampak ramai antrian hingga mengular. Selesai proses imigrasi selanjutnya kembali turun untuk naik bis CW lagi.

Dari JB Sentral ke Woodlands
Dari JB Sentral kita bisa naik bis CW manapun, ingat tiketnya jangan dibuang yaa, jadi kalau dicek sewaktu-waktu masih ada. Hal yang membuat saya takjub adalah ternyata dari JB Sentral ke Woodlands jaraknya tidak jauh, rasanya cuma seperti  menyeberang sungai yang lebar. Setelah turun di Woodlands kembali harus naik eskalator untuk mengikuti proses imigrasi masuk  Singapura

Proses Imigrasi masuk Singapura
Pada bagian ini kami mulai merasakan lelah karena pada proses ini kami mengantri cukup lama, hampir lebih dari 1 jam kami berdiri untuk menunggu antrian. Untuk masuk ke Singapura kita perlu mengisi kartu kedatangan yang bentuknya mirip seperti slip.
Awalnya kami tidak tahu bahwa ada proses itu, sampai akhirnya mengamati semua orang memegang itu sehingga kami mengambil dan mengisinya juga. Kartu itu terdiri dari bagian yang diambil di proses kedatangan dan nantinya di proses kepulangan.
Selesai proses imigrasi kami turun ke bawah untuk kembali naik bus CW 2, namun demikian antrian mengular panjaaaaaaaang sekali, sampai-sampai lewat beberapa bus CW2 baru kami bisa turut naik. Saat itulah saat dimana kami merasa beban tas punggung yang luar biasa membuat kami menjadi mudah lelah.

Naik Bus dari Woodlands ke Queen Street
Meskipun antrian panjang, kami bertiga mendapatkan tempat duduk dalam bus CW2. Bus melaju dengan cukup nyaman memasuki wilayah Singapura. Rapi, asri dan hijau itu adalah kesan saya tentang situasi Singapura. Sampai akhirnya bus berhenti di terminal Queen Street. Pada waktu itu  kami tidak paham harus kemana, google maps yang menyelamatkan kami. Oh ya di Queen Street kami bisa melihat  ada masjid
dengan kubah di cat emas di dekat situ, sepertinya itu dia Arab Street.

Google maps selanjutnya mengantarkan kami menuju hotel yang sudah kami booking di daerah Bencoolen Street. Kami juga sempat bertanya pada anak muda di sana tentang hotel kami, meskipun dia tidak tahu namun Ia banyak memberikan bantuan kepada kami.
Setelah berjalan beberapa saat akhirnya sampai juga.

Kami bertolak dari hotel di Johor Bahru sekitar pukul 10.00 dan kami sampai di Singapura sekitar pukul 15.00. Perjalanan memang tidak lama mungkin waktu di dalam bus hanya sekitar 1-2 jam, namun demikian perlu diperhitungkan lamanya mengantre di Imigrasi yang cukup melelahkan. Nah begitu pengalaman kami naik bus umum dari Johor Bahru ke Singapura.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s