RSS

Category Archives: sekeliling kita

ngrumpi tentang kereta api

Setelah heboh paska penutupan rute KA Parahyangan, saya jadi mulai mengingat ingat riwayat saya selama menggunakan alat transportasi bernama kereta api ini. Saya ingat betul, pertama kali naik kereta api waktu itu saya lulus dari kelas 6 SD, ya perjalanan hadiah dari ortu atas kelulusan saya, saya tidak begitu ingat kereta apa yang saya naiki saat itu, yang jelas dari Surabaya ke Semarang. Sesudah itu saya tak pernah naik kereta api lagi sampai saat saya selesai kuliah. Ya, karena tinggal di pulau jawa saya lebih sering menggunakan alat transportasi berupa bus atau mobil, ya karena saya seringnya bepergian ke kota yang tidak dilalui kereta api.

Ternyata setelah kuliah dan  bekerja di Jakarta saya justru mulai mengakrabi si kereta api ini. Satu hal yang paling saya nikmati dari perjalanan dengan kereta api ini adalah indahnya pemandangan di sepanjang jalan yang kita lewati. Kalau lewat jalur pantura dari Semarang ke Jakarta, saya akan melihat indahnya lautan. Kalau lewat jalur selatan saya akan melihat indahnya persawahan dengan padi yang hijau atau menguning. Kalau bertolak dari Bandung ke Jogja, atau Bandung ke Jakarta, saya akan melihat perbukitan yang amat indah, Subhanallah…

Industri kereta api Indonesia masih mewarisi jalur jalur yang sudah ada sedari zaman Belanda, karena itulah di setiap stasiun yang dilewati, arsitektur eropa masih dapat kita jumpai, terowongan terowongan kereta api pun konon sudah dibangun sejak masa zaman Belanda. Terkadang saya membayangkan kehidupan zaman penjajahan dulu, wah seperti apa ya… hahahaha *nggakpenting*

Sampai saat ini dari mulai kereta barang, kereta ekonomi, kereta bisnis hingga eksekutif semua sudah pernah saya cicipi…. Di kereta ekonomi dan bisnis, kita akan menjumpai lalu lalang para pedagang asongan yang berjualan apapun, mulai dari makanan, minuman, hingga barang kerajinan. Di kereta eksekutif meski tak ada pedagang asongan yang lalu lalang, namun PTKAI menawarkan makanan dan minuman yang dapat anda pesan.

Pengalaman buruk naik kereta api? Hati hati dengan copet! karena saya dan suami pernah kehilangan handphone di atas kereta api.

Oke deh segini dulu rumpi rumpi saya tentang kereta api, bagaimana pengalaman kalian naik kereta api?

 
4 Comments

Posted by on May 3, 2010 in sekeliling kita

 

Ngrumpi tentang Pendidikan Indonesia (lagi)

Hari ini 2 Mei, ah untung saja saya udah gak sekolah lagi, dulu kalo masih sekolah, tanggal 2 Mei adalah salah satu hari dimana kami akan mengikuti upacara yang panjang. Kenapa? ya karena hari ini adalah Hari Pendidikan Nasional sekaligus Hari jadi kota Semarang. Nah kali ini saya mau ngajakin buat rumpi rumpi tentang pendidikan Indonesia.

Kebetulan banget, beberapa hari ini, topik yang lagi HOT adalah tentang Sarjana Terbaik Dipaksa Jadi Tukang Sapu.

Bagaimana bisa ya? Sarjana jadi tukang sapu? Setelah baca artikelnya, ternyata sebelumnya bapak sarjana terbaik ini masuk lewat penerimaan jalur SMA, kemudian beliau melanjutkan sekolah, dan jadi sarjana.. Entah karena belum disesuaikan ijazahnya, atau bagaimana, jadilah predikat sarjana jadi tukang sapu itu menempel padanya.

Ingatan saya jadi melayang dengan teori sosiologi yg disampaikan guru saya masa SMA dulu, tentang mobilitas sosial dan gerak sosial. Seinget saya, pendidikan itu salah satu saluran mobilitas sosial yang bisa bikin social climbing *kalo salah mohon dibenerin*. Di buku saya jaman SMA dikasih contoh kalo orang biasa bisa naik status sosialnya gara2 dia sekolah tinggi, dan kemudian sukses. Nah teori itu sukses membuat saya termotivasi untuk sekolah tinggi :D

Tapi ternyata? kalo di negeri ini pendidikan saja ga cukup, keberuntungan juga seperinya punya andil, setidaknya itu menurut saya. Setelah lulus sarjana, banyak yang nganggur, banyak yang susah cari kerja, yang dapat kerja pun usahanya ga mudah. Mau wiraswasta buat beberapa orang terganjal dengan modal. Udah banyak cerita deh….

Saya juga ga tau, apa yang salah dan letak ketidakadilannya dimana….

Yang jelas, saya masih berharap banyak pada negeri Indonesia tercinta ini… Semoga ke depannya orang pintar makin dihargai jadi ga pada kabur ke luar negeri hehehe… Jadi pendidikan benar benar akan dihargai di negeri ini.

Okelah ibu ibu dan bapak bapak, rumpiannya segini dulu yah…

 
2 Comments

Posted by on May 2, 2010 in sekeliling kita

 

Alangkah lucunya negeri ini

Beberapa hari yang lalu, karena sudah capek putar putar mall dan pengen duduk agak lama jadilah saya dan suami memilih nonton, hahaha… Mau nonton apa juga ngga pake direncanakan, kebetulan yang segera main adalah film ini, jadilah kami berdua nonton.Kami berdua sih berharap film yang akan segera kami tonton ini tidak seperti sinetron, kalau lihat pemainnya ada Dedy Mizwar, ehm kayanya oke.

Ternyata film ini bener bener bercerita tentang banyaknya kelucuan di negeri ini, yang walaupun “lucu” sebenernya bikin saya berpikir keras, dan menyentuh emosi saya, karena sedikit banyak saya mengalaminya juga.

Film ini bercerita tentang si Muluk. Sejak lulus S1, hampir 2 tahun Muluk belum mendapatkan pekerjaan. Meskipun selalu gagal tetapi Muluk tidak pernah berputus asa.Suatu hari secara tidak sengaja Muluk bertemu dengan Komet, si pencopet cilik. Ternyata pertemuan itu tak membuka peluang pekerjaan bagi Muluk. Singkat cerita, Muluk mendapat kepercayaan dari bos pencopet untuk mengelola keuangan mereka, dan ia mendapatkan imbalan 10% dari hasil mencopet. Usaha yang dikelola Muluk berbuah, namun di hati kecilnya tergerak niat untuk mengarahkan para pencopet agar mau merubah profesi mereka. Dibantu dua rekannya yang juga sarjana, Samsul dan Pipit, Muluk membagi tugas mereka untuk mengajar agama, budi pekerti dan kewarganegaraan. Samsul adalah sarjana pendidikan yang putus asa karena tidak bisa jadi guru dan sehari-hari pekerjaannya hanyalah main gaple, sedangkan Pipit adalah mania kuis dan undian.Kepada orangtua dan calon mertuanya, Muluk mengatakan bahwa pekerjaannya adalah di bagian “Pengembangan Sumber Daya Manusia”, ya bener juga sih SDM copet. Usaha untuk mendidik copet copet anak itu sebenarnya membuahkan hasil, namun ketika para orangtua mengetahui bahwa anak-anak mereka menerima penghasilan dari hasil copet, maka mereka sangat kecewa. Di lain pihak, beberapa copet cilik telah alih profesi sebagai pedagang asongan.

Saya sempat terharu melihat keadaan susahnya mencari kerja di negeri ini, orang yang sudah sarjana seperti Muluk menghabiskan waktu yang tidak sebentar untuk kesana kemari mencari kerja, saya juga tidak tahu apa yang terjadi dengan Muluk, apakah IPKnya tidak bagus, atau CV nya tidak menarik, ataukah hanya belum beruntung saja? Tapi memang kenyataan di negeri ini, cari kerja itu sulit, sampai sampai di film itu, calon mertua Muluk mengatakan bahwa “PENDIDIKAN ITU TIDAK PENTING”, bagaimana bisaaa? Ya karena dari pengalamannya, kedua anaknya yang hanya tamatan MTs dan MAN sudah sukses berdagang dan punya kios serta sudah naik haji, sedangkan Muluk yang Sarjana malah luntang luntung sulit sekali mencari kerja.

Ironi emang di negeri ini, lulusan terbaik dari universitas terbaik tak selalu dapat tempat yang terbaik. Kebetulah thread di Kaskus ada yang bercerita tentang ini. Seperti yang Samsul bilang di film ini, cita citanya jadi guru yang bisa berguna bagi masyarakat juga sirna ketika dia tahu bahwa untuk masuk jadi guru ternyata dia harus membayar sekian rupiah. Apakah informasi itu benar? mungkin saja! Yah semoga tidak semuanya.

Sebuah kelucuan lagi adalah fakta yang diungkap di film ini bahwa copet itu pencuri yang tak berpendidikan, sedangkan pencuri berpendidikan adalah koruptor, yang mana kita tau koruptor itu mencuri lebih banyak tapi mungkin tak senista pencopet.

Beberapa anak yang mencoba beralih profesi dari copet ke pedagang asongan ternyata juga ngga mengalami jalan yang mulus, karena baru sehari berdagang, ternyata mereka sudah dikejar kejar satpol PP karena dianggap mengganggu lalu lintas. Ternyata cari rezeki dari jalan halal juga ada cobaannya.

Jadi menurut kalian bagaimana? APAKAH PENDIDIKAN ITU PENTING?

Kalo saya pribadi, saya merasa pendidikan itu penting. Kalau masih terjadi ketidakadilan di negeri ini, barangkali sistem dan pembuat sistem yang bisa kita tanya, kalau memang belum baik, apakah artinya pembuat sistem belum menerapkan hasil pendidikan? Ah saya juga tidak tau… Semoga suatu hari nanti, saya bisa menyumbangkan apa yang saya miliki untuk negeri saya tercinta Indonesia, dan dapat berbagi banyak hal dengan orang orang di sekitar saya. Amin

 
3 Comments

Posted by on April 25, 2010 in Review, sekeliling kita

 

Kawasan “Belanja” Pulogadung

Apa yang terbayang di benak kalian kalo disebut kata Pulogadung? Terminal? Ya.. ya emang terminal Pulogadung sangat sering disebut para wartawan ketika musim mudik lebaran tiba. Tapi tahukah kalian ada sebuah kawasan industri tak jauh dari terminal pulogadung itu? Kawasan itu seringkali disebut dengan kawasan industri pulogadung, atau resminya Jakarta Industrial Estate Pulogadung.

Tiba tiba aja saya jadi rindu dengan kawasan yang pintu gerbangnya disebut sebagai TUGAS atau kependekan dari pintu gerbang kawasan. Ya, saya sempat berseliweran disana sekitar satu setengah tahun. Berkawan dengan debu, asap kendaraan, deru ojek trans KIP hingga banjir.

Tapi taukah kalian, bahwa disana adalah surga belanja? ada beberapa factory outlet *dalam arti sesungguhnya* disana..

Mau belanja baju ?? ada beberapa showroom, diantaranya

  • Showroom nya BBI (PT Bina Busana Internusa) – Jl. Pulo Buaran II, berbagai macam kemeja, celana, polo shirt, blazer hingga jas dengan merk terkenal seperti Valino, Harry Martin, Kent, Sierra Morrena, Van Hausen, Arnold Palmer, Valino Donna dan Lyla ada disana. Diskon nya mantap lhooo… Psssst dulu saya pernah nyangkul disana lho….
  • Stock Centre. Lokasinya di jl Rawagelam I. Disini banyak tersedia baju baju branded baik untuk anak anak maupun dewasa, saya pernah dapat baju Osh Kosh buat ponakan, dan tentu saja murmerrrr murah meriah.
  • Piere Cardin,  lokasinya jadi satu sama Stock Center, diskon kemeja nya sampai 70% lho.
  • Andre Laurent, terkenal dengan produk celana panjang dan kemejanya.

Suka makan coklat? datanglah kesini…

  • PT Cadbury Indonesia. Jl.  Rawagelam I, Disana kita bisa berbagai macam coklat dengan harga miring.. lokasinya dekat dg Stock Center.

Buat persedian ibu ibu di rumah, bisa belanja disini…

  • PT. Kemfood Indonesia Lokasinya di Jl. Pulokambing. disini kita bisa beli  sosis, nugget, burger hot dog. Melalui koperasi karyawan kita dapat membeli produk Kemfood dengan harga khusus.
  • Nutrifood Lokasinya di Jl Rawabali II, Kita bisa memperoleh produk Nutrifood seperti Nutrisari, susu L-Men, Hi-lo dll dengan harga murah.

Yang suka dandan? bisa langsung kesini…

  • Martina berto berlokasi di Jl Pulolio setiap hari memberikan harga promosi untuk semua produk Sari ayu seperti Biokos, SA, PAC, Puteri, dll

Nah itu sekilas tempat belanja di kawasan industri pulogadung, dulu saya suka “nginthil” ibu ibu temen kantor pada belanja hihihi….

Seingat saya kadang juga ada cuci gudang produk minyak goreng, mulai dari merk sendok, sunco dan lain lain. Pernah juga saya menjumpai penjualan softdrink murah meriah di pinggir jalan kawasan. Pernah juga dapat gratisan yoghurt yg kadaluwarsa nya 1 bulan lagi… Macam macam dehhh….

Selain bisa beli dari pabrik, di KIP ini juga banyak pedagang kaki 5 yang mangkal. Wah kalo saya paling suka beli pecel di depan PT.BBI Jl. Pulo Buaran, sambalnya mantappp!!!! Selain itu saya juga suka bebek madura yang di depan Bank Mandiri… Uhm puedesss maknyuuussss dehhh…

Oke deh segini dulu yah ceritanya, jadi kangen masa masa kerja di seputaran Pulogadung.

 
5 Comments

Posted by on April 9, 2010 in sekeliling kita

 

Mie Merah dan Mie Hijau

Ketika mie tidak hanya berwarna kuning,

mie herbal ini hijaunya dari daun sambung nyawa dan merahnya dari buah bit

bentar lagi mungkin ada mie bangjo.. merah kuning ijoo hihihi

Update :

Karena saya liat banyak yg tertarik,

mie merah dan mie hijau bisa didapatkan di

Warung Mie & Abi Durian

Karangmalang (dekat polsek Bulaksumur)

Yogyakarta

 
9 Comments

Posted by on January 16, 2010 in sekeliling kita

 

Uang Parkir

Sebagai seorang pengendara sepeda motor, saya merasakan beberapa keuntungan, diantaranya adalah hemat. Kenapa hemat? Dengan mengendarai sepeda motor, saya lebih hemat ketimbang harus naik bis kota kemana mana. Pengeluaran bensin dalam seminggu dibandingkan harus naik turun bis dalam seminggu ternyata jauh lebih hemat. Tapi ternyata uang parkir yang seringkali nggak masuk dalam budget bener bener lumayan jadi pengeluaran tak terduga. Jika seharian harus mampir ke toko buku, pasar swalayan,tempat makan, tukang buah, ATM, bank… waaaaawwwww… 500xjumlah tempat yang dikunjungi tuh. Belum lagi kalau ada yang menerapkan parkir 1000 rupiah… bisa bangkrut lah awak niiii….

Jadi buat sodara sodara sekalian, jangan lupa masukkan komponen uang parkir dalam biaya transportasi bulanan.

 
2 Comments

Posted by on November 16, 2009 in sekeliling kita

 

Tags:

rumahku istanaku

rumah

Lebih baik disini
Rumah kita sendiri
Segala nikmat dan
anugerah yang kuasa
Semuanya ada disini
Rumah kita…

(God Bless – Rumah Kita)

Malam ini tiba tiba saja saya ingin mulai mereka reka bentuk rumah saya nanti, dimana lokasinya, desainnya, interiornya, warna catnya, furniture nya… Ahhh menyenangkan rasanya bisa memikirkan itu semua… ^_^ Semoga bisa segera terwujud. Amiiin

Rumah tempat “pulang” dan berkumpul bersama keluarga.

 
2 Comments

Posted by on November 14, 2009 in daily, family, sekeliling kita

 

Tags: , ,

Carica dan Kenangan Lama

carica dan kenanganKemarin, seorang sahabat mengingatkan tentang sebuah kenangan lama dengan cara yang unik. Ia mengatakan bahwa dia baru saja menikmati sebotol carica dari Wonosobo. Ia mengatakan bahwa, carica mengantarkannya pada kenangan kami dulu. Memori saya pun mulai ikut melambung menuju masa masa itu, mungkin sekitar 8 tahun yang lalu.. Whoops ternyata sudah lama juga yaaa……..

Ya, ketika itu saya masih duduk di kelas 2 SMA, saya dan ketiga sahabat saya merencanakan sebuah liburan catur wulan ke rumah orang tua saya di Purbalingga (pada saat itu saya sekolah di Semarang). Saya ingat betul, rencana rencana kepergian kami rencanakan cukup detail lewat buku curhat kami berempat (yah lain kali akan saya tulis cerita tentang si buku curhat milik kami berempat).

Setelah sekian lama berlalu, ternyata sebuah makanan mampu mengingatkan akan kenangan itu. Kalau saya bayangkan, saat teman saya menggigit potongan potongan carica dan mencecap rasa manis dari airnya, kemudian ia memejamkan mata dan bisa mengingat suasana ketika liburan dulu… hihihi kaya di film film itu lhooo…..

Meski sudah terlewat bertahun tahun, kenangan tak akan pernah hilang dari hati… dan memakan makanan tertentu boleh jadi akan membawa kita melambung ke masa masa itu.

carica

ini dia caricanya …

 
1 Comment

Posted by on November 13, 2009 in personal, sekeliling kita

 

Tags: ,

Tantangan “30 Hari Nulis Asyiek”

menulisMulai hari ini sampai 30 hari ke depan saya akan mencoba menerima tantangan “30 Hari Nulis Asyiek” by Teddi.  Awalnya saya tau dari status teman saya di twitter, kemudian saya lihat pengumumannya langsung di halaman facebook Teddi. Begini katanya ” Yang mau ikutan tantangan, “30 Hari Nulis Asyiek”, silakan info alamat website atau blog ke saya. Nanti tiap hari saya mampir untuk share. Tiap hari HANYA 1 tulisan saja, jangan lebih, jangan kurang. Minimal 1 paragraf, tema diambil dari apa yang diamati-didengar-dirasakan di mulai dari bangun tidur sampai mau tidur lagi”

Hmm langsung PENASARAN dan merasa TERTANTANG! hahahahahaha….. ^_^

Kenapa saya penasaran dan tertantang? Perkara tulis menulis ini sebenarnya kan mudah ya, wong kita juga sudah belajar nulis sedari Sekolah Dasar dan mungkin sebelumnya, tapi kok yaaaaa terkadang selalu masih ada kesulitan untuk mengungkapkan ide dan gagasan kita dalam bentuk tulisan. Terlebih sekarang saya sedang mengerjakan tesis untuk tugas akhir kuliah saya, yang selalu menuntut untuk rajin membaca dan menulis. Jadi, saya pikir tantangan ini pasti akan ada manfaatnya untuk merangsang gairah tulis menulis, syukur syukur kalo latihan ini akan membiasakan diri saya untuk menulis lebih kreatif berdasarkan observasi terhadap lingkungan sekitar saya.

Menulis apa yang kita lihat dan rasakan setiap hari saya pikir juga akan mampu membuat kita lebih peduli pada lingkungan. Kenapa? karena pada waktu menuliskan kembali apa yang kita lihat dan kita amati, akan ada proses refleksi dan mungkin sampai pada introspeksi.

Nah, sepertinya akan banyak manfaatnya kan? Siapa mau ikutaan?

 
1 Comment

Posted by on November 12, 2009 in daily, sekeliling kita

 

Radio

So listen to the radio (listen to the radio)
And all the songs we used to know, oh, oh
So listen to the radio (listen to the radio)
Remember where we used to go… -the corrs.radio-


Siapa sih yang ga pernah denger radio? Saya yakin anda anda semua (ya.. anda!) sudah pernah denger siaran radio. Sejak jaman sandiwara radio masih eksis sampai sekarang. Yea, saya mulai heboh mendengarkan radio sejak SD, kemudian mulai keranjingan dan numpang beken pas SMP. Selanjutnya sampai sekarang saya masih tetap menjadi pendengar yang setia.

Dulu waktu SMP, saya adalah fans berat kuis kuis di radio (terutama di Imelda FM Semarang), sudah banyak benda benda yang saya dapatkan dari hobi saya ikutan kuis di radio. Mulai dari sekotak coklat, kosmetik, kaos, hingga sepeda. Pokoknya ratu kuis deh… hehehe… mungkin penyiarnya sampe bosen kali denger suara saya yg selalu nelpon… hihihi

Kalo sekarang sih saya cenderung hanya jadi penikmat siaran radio. Rasanya kalo sedang sendiri, radio bisa jadi teman yang setia. Apalagi sejak kuliah di Jogja ada Swaragama FM yang siaran 24 jam sehari. Ngerjain tugas sampai selarut apapuuun rasanya tetap ada yang menemani.

Senang sekali sekarang dengerin radio bisa lewat radio streaming, dan sekarang saya lebih suka ditemani siaran radio via radio streaming ketimbang playlist di winamp ketika harus ngerjain tugas berlama-lama di depan laptop (tentunya ketika ada koneksi internet ^_^).

Sesuatu yang masih ada dan belum hilang dalam siaran radio adalah acara kirim kirim salam!!! yeaaa dulu saya suka sekali melakukannya. Telfon ke radio dan menyampaikan salam buat orang orang di sekitar saya. Dulu siiih belum ada facebook, twitter, YM atau media jejaring sosial lainnya, jadi rasanya kirim salam via radio itu amat sangat aduhaiiii… dan nama saya jadi terkeeenaaaaalllll hihihihihihihi…. Ternyata sekarang masih banyak juga yang kirim-kirim salam lewat radio.

Dialog dan diskusi lewat radio juga sekarang nampaknya sudah lebih berkembang. Mulai dari masalah di sekitar, tentang kemacetan jalan, hingga masalah negara banyak juga dibicarakan…. Jadi, selain media hiburan, radio ternyata jadi alat komunikasi yang handal juga….

 
Leave a comment

Posted by on November 10, 2009 in daily, sekeliling kita

 
 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 124 other followers